Memastikan Transparansi: Monev
Pendamping Desa dalam Penyaluran BLT DD 2026 di Kalurahan Sukoharjo
SUKOHARJO, SLEMAN – Dalam upaya memastikan bantuan pemerintah
tepat sasaran, tenaga Pendamping Desa melakukan monitoring dan evaluasi (monev)
intensif terhadap pelaksanaan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT
DD) Tahun Anggaran 2026 di Kalurahan Sukoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman.
Kegiatan ini merupakan bagian
dari pengawasan rutin untuk memastikan bahwa proses administrasi dan distribusi
dana kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berjalan sesuai dengan regulasi
yang berlaku.
Kehadiran
Pendamping Desa dalam setiap tahapan penyaluran bukan sekadar formalitas,
melainkan berfungsi sebagai instrumen pengawasan dan fasilitasi teknis. Berikut
adalah poin utama dalam pelaksanaan monev di Kalurahan Sukoharjo:
- Verifikasi Administrasi: Memastikan kelengkapan dokumen
pendukung dan kesesuaian data KPM dengan hasil Musyawarah Kalurahan Khusus
(Muskalsus).
- Ketepatan Nilai Bantuan: Penyaluran di wilayah Sleman pada awal
tahun 2026 sering kali dilakukan secara akumulasi (rapelan) untuk periode
bulan Januari–Maret.
- Transparansi Distribusi: Menjamin bahwa dana diserahkan langsung
kepada penerima yang berhak tanpa adanya potongan, baik melalui sistem
transfer bank maupun pembayaran tunai di aula kalurahan.
- Evaluasi Kriteria: Memastikan penerima bantuan memenuhi
syarat utama, seperti keluarga miskin ekstrem, lansia terlantar, atau
penderita penyakit menahun yang belum tersentuh bantuan sosial lainnya.
Dampak bagi
Masyarakat
Melalui
pengawalan yang ketat dari Pendamping Desa dan kerja sama dengan Pemerintah
Kalurahan, diharapkan risiko salah sasaran dapat diminimalisir. Penyaluran
tahap awal di beberapa wilayah Sleman terpantau berjalan lancar dengan
pendampingan langsung dari Tenaga Pendamping Profesional (TPP), Babinkamtibmas,
dan unsur Kamituwa.
Lurah
Sukoharjo senantiasa menekankan pentingnya penggunaan bantuan ini secara bijak
untuk memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga guna meningkatkan taraf hidup dan
ketahanan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar